Tidak Ingin Merugi ? Ini Dia 4 Hal Yang Harus Dihindari Oleh Para Pemula Dalam Berbisnis

Seperti yang kita ketahui, bisnis itu bisa dilakukan oleh semua kalangan dan golongan. Tidak harus memiliki gelar sarjana untuk bisa menjadi seorang pebisnis. Meskipun bisa dilakukan oleh siapa saja, namun masih banyak hal yang harus dipelajari dalam menjalankan bisnis apapun itu bentuk bisnisnya. Terlebih bagi para pemula yang notabenenya masih belum banyak pengalaman, tentu saja harus mengetahui strategi-strategi yang tepat agar terhindar dari apa yang namanya rugi. Jika ditanya tentang siapa yang ingin rugi ? Tentu semua para pelaku bisnis diseluruh dunia akan menggeleng-gelengkan kepalanya. Dengan kata lain, tidak ada satu pun orang didunia ini yang ingin mengalami kerugian.

Berbicara soal mengalami kerugian dalam berbisnis, memang kerugian tersebut tidak bisa ter-elakkan. Ada untung ada rugi, ada rugi dan ada untung. Ya , itulah yang disebut dengan dunia bisnis. Namun, tentu saja ada faktor-faktor penyebab mengapa kita bisa mengalami kerugian dalam berbisnis. Lantas, apa yang harus kita lakukan agar tidak merugi saat melakukan bisnis ? Nah bagi anda yang tidak ingin merugi, berikut dibawah ini ada 4 hal yang harus dihindari oleh para pemula dalam berbisnis :

  • Jangan Pernah Ragu-ragu

Segala sesuatu yang dilandasi dengan ragu-ragu, maka akan menghasilkan sebuah ketidakpastian. Tentu saja bisnis yang akan anda geluti itu membutuhkan visi dan misi yang jelas, agar mencapai apa yang namanya sukses dalam berbisnis. Dengan demikian, anda jangan pernah ragu-ragu dalam menjalankan sebuah bisnis. Seandainya anda memang masih ragu, lebih baik tinggalkan saja dan jangan memaksakan diri untuk terus menekuninya. Agar tidak ada keragu-raguan dalam berbisnis, anda harus menyiapkan segala sesuatunya dengan matang sebelum memulai bisnis tersebut.

  • Jangan Memilih Lokasi Usaha Yang Tidak Strategis

Pemilihan lokasi usaha yang strategis, merupakan salah satu cara paling ampuh dalam meningkatkan omset penjualan. Lokasi usaha yang strategis itu seperti daerah yang lalu-lalang oleh kendaraan, atau dimana daerah tersebut merupakan daerah pemukiman padat penduduk. Apabila anda berjualan dilokasi yang tidak strategis, jangan heran jika bisnisnya itu sepi akan konsumen. Tentu saja anda akan mengalami kerugian, bahkan bisa-bisa anda akan gulung tikar alias bangkrut. Maka dari itu, anda jangan pernah memilih lokasi usaha yang tidak strategis.

  • Jangan Mempekerjakan Karyawan Yang Tidak Berpengalaman

Mengingat bisnis yang anda jalani itu masih dalam tahap awal alias merintis, sebaiknya jangan mempekerjakan karyawan yang belum berpengalaman. Mengapa demikian ? Pasalnya, mereka belum terlalu paham mengenai prospek kerjanya, sehingga hal tersebut akan menghambat jalannya produksi. Lain halnya dengan karyawan yang sudah memiliki pengalaman, dimana mereka sudah tahu apa yang harus dikerjakan dan tahu apa yang terbaik untuk perusahaannya.

  • Hindari Pelayanan Yang Buruk

Persiapan sudah matang, lokasi usaha sudah strategis, karyawan semuanya berpengalaman, tapi mengapa bisnisnya masih sepi konsumen ? Dalam hal ini kita harus berkaca lagi pada diri sendiri, apakah kita sudah memberikan pelayanan yang baik kepada konsumen. Apabila anda selalu memberi pelayanan yang buruk, para konsumen pun akan berlarian dan mencari toko lain yang memberikan pelayanan terbaik. Sedari itu, anda harus hindari pelayanan yang buruk dalam berbisnis.

Itulah 4 hal yang harus dihindari oleh para pemula dalam berbisnis. Bagi anda para pelaku bisnis entah itu bisnis sembako, bisni pulsa, bisnis pakaian, dan sebagainya, segera daftarkan diri anda untuk bergabung dengan Kudo Kios Untuk Dagang Online, jika ingin bisnisnya itu lebih berkembang lagi.

Cara Menghilangkan Jerawat Instan Versus Tidak Instan

Jerawat memang bagian yang paling tidak ingin ada khususnya dibagian wajah setiap orang. Akan tetapi jerawat akan selalu muncul alami pada lelaki atau perempuan pada usia remaja, hingga dewasa. Penyebab timbulnya jerawat tersebut tentu dipengaruhi oleh faktor yang beragam, mulai dari pola makan, gaya hidup, hingga hormon dalam tubuh. Jika sudah tai penyebabnya maka tinggal menerapkan cara menghilangkan jerawat tersebut. Pilihannya pun juga ada pada Anda, ingin yang instan atau yang tidak instan, karena kedua cara tersebut memiliki perbedaan. Apa saja yang membedakan dari kedua cara tersebut? berikut uraian singkatnya, antara lain :

– Hilangkan jerawat instan

Cara ini memang sangat disukai sebagian irang khususnya yang aktifitasnya cukup tinggi dan selalu bertemu dengan orang banyak. Caranya tentu membutuhkan upaya lebih, dan beberapa caranya pun ada yang menyakitkan. Pertama Anda bisa melakukan perawatan diklinik kecantikan, artinya Anda harus mengeluarkan biaya ekstra untuk facial atau dilaser. Cara ini cukup instan dan hanya membutuhkan waktu tidak sampai berhari-hari. Kedua menggunakan krim jerawat, cara ini juga termasuk instan menghilangkan jerawat. Akan tetapi jika tidak pandai mendapatkan resep dokter krim yang dibeli sendiri bisa menyebabkan iritasi pada wajah.kedua cara tersebut termasuk instan dalam menghilangkan jerawat, walaupun memang ada resikonya.

– Hilangkan jerawat Tidak Instan

Untuk cara ini menunjukkan bahwa jerat yanh Anda alami ingin dihilangkan dengan cara alami, atau dengan biaya yang tidak besar seperti keklinik kecantikan. Selain iitu cara ini pun tergolong yang minim resiko. Pertama bisa dengan merubah pola  makan dengan mengkonsumsi banyak sayuran dan buah. Cara ini dapat menghilangkan jerawat dari dalam tubuh dengan menyeimbangkan hormon dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Selain itu cara kedua adalah dengan menjaga kebersihan wajah dan rutin membersihkannya dengan sabun pembersih. Mulai dari bangun tidur, selesai aktifitas diluar ruangan hingga sebelum tidur selalu membersihkan wajah.

Terlihat jelas dari uraian tersebut bahwa cara menghilangkan jerawat instan memiliki resiko jika dilakukan sendiri dan cenderunng mengeluarkan biaya lebih mahal dibandingkan dengan cara yabg tidak instan. Selanjutnya tinggal Anda yang menentukan akan menggunakan cara yang mana untuk dilakukan.